PARTAI KEADILAN SEJAHTERA

You are here: Home More about Joomla! The Project Lumbung Darah Menerima Relawan Baru

Lumbung Darah Menerima Relawan Baru

E-mail Print PDF
Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0400; mso-fareast-language:#0400; mso-bidi-language:#0400;}


BANDAR LAMPUNG--Masihkah ingat dengan lumbung darah? Tahun 2008 lalu, wadah ini diluncurkan sebagai lumbung darah terbesar di Lampung. hingga saat ini lumbung darah sudah memiliki sekitar 250 anggota aktif dari 3 ribuan pendonor yang terdata.

 

Dalam perjalannya wadah ini cukup solid melayani masyarakat Lampung yang membutuhkan darah. Dalam 1 hari, koordinator Lumbung Darah Lampung Qorianto mengatakan dapat melayani 8 sampai 10 orang bahkan lebih yang membutuhkan darah. ”Tapi kalau sedang tidak ramai kebutuhan terkadang kami melayani 2 sampai 4 pasien yang membutuhkan darah,” kata Qorianti.

 

Mengingat lumbung darah ini sebagai wadah sosial yang sifatnya menyelamatkan nyawa orang lain, maka lumbung darah ini bekerja 24 jam dan tidak mengenal kata libur bahkan tidak menerima balas jasa pada pasien yang membutuhkan darah. Qori menceritakan, kebutuhan masyarakat akan darah ternyata tidak berbanding lurus dengan stok pendonor. ”Tidak sampai 3 bulan terkadang kami sudah menghubungi lagi para pendonor aktif,” ujar lelaki berkacamata ini.

 

Kebanyakan mereka yang membutuhkan darah warga di luar Bandar Lampung. qori menceritakan, pernah satu kali pasien dari Tanggamus membutuhkan darah banyak. Sedikitnya 7 orang yang tersedot darahnya untuk menolong ibu yang tengah menjalani operasi Kista. Namun disayangkan pasien tersebut akhirnya harus tutup usia karena kebutuhan darah banyak sementara stok yang tersedia tidak mencukupi kala itu.

 

Salah satu pendonor yang bernama Hendri warga Rajabasa, Bandar Lampung, mengaku terkadang belum sampai 1 bulan dirinya sudah dihubungi untuk oleh pengelola Lumbung Darah. ”Karena itu panggilan jiwa dan menyelamatkan orang lain, asalkan kondisi tubuh saya fit, saya siap mendonorkan darah ini,” kata Hendri.

 

Wadah sosial ini sampai kapan pun akan tetap ada meskipun pendonor suka rela tidak berbanding lurus dengan pasien yang membutuhkan. Kini lumbung darah tengah membuka ’lowongan’ ladang amal bagi warga Lampung khususnya warga Kota Bandar Lampung menjadi relawan Lumbung Darah. ”Salah satu caranya kami membuka kesempatan ini melalui jejaring facebook dan jejaring lainnya,” ujar Qorianti. Bagi pembaca yang siap menjadi relawan Lumbung Darah, dapat menghubungi 085768557669 atau 0721-773313.[Amah Tsabita]